GEMA SADHANA Kalimantan Tengah Resmi Dilantik di Bumi Tambun Bungai

GEMA SADHANA Kalimantan Tengah Resmi Dilantik di Bumi Tambun Bungai

IMG-20170325-WA0052

Sdr. Dede Suryanto resmi pimpin PD Gema Sadhana Kalimantan Tengah. Proses pelantikan yang dilaksanakan pada Sabtu, 25 Maret 2017 di Kantor DPD Partai GERINDRA Kalimantan Tengah itu, secara resmi dilakukan oleh Ketua Umum GEMA SADHANA Bapak A.S. Kobalen dan Sekretaris Jenderal Bapak Erwanto Lie.

Hadir pada acara tersebut Ketua DPD Partai GERINDRA Kalimantan Tengah, Bapak H. Iwan Kurniawan yang mensuport penuh kegiatan pelantikan tersebut serta seluruh jajaran kader GERINDRA dan Anggota DPRD se Kalimantan Tengah.

Dalam sambutannya Ketua DPD GERINDRA Kalimantan Tengah, Bapak H. Iwan Kurniawan mengatakan bahwa kader Gema Sadhana merupakan kader penerus yang harus menempa diri dengan baik di organisasi sayap, sebelum terjun langsung dalam kancah partai politik.

Pada kesempatan tersebut Anggota DPR RI itu juga mengharapkan agar kader Gema Sadhana Kalimantan Tengah dapat berkontribusi dengan kegiatan-kegiatan sosialnya setelah pelantikan ini.

Ketua panitia, Sdr. Kadek Kartikayase menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu sehingga terselenggaranya acara tersebut dengan lancar.

Setelah dilantik, Sdr. Dede menyampaikan terima kasih atas kepercayaan terhadap jabatan yang diberikan, dan beliau menyadari bahwa tanggung jawab yang diemban cukup sulit, namun dengan dukungan semua pihak Dede optimis dapat membesarkan Gema Sadhana di Kalimantan Tengah.

Bapak A.S. Kobalen menyampaikan pada motivasinya, agar para kader Gema Sadhana yang sekaligus merupakan Kader Gerindra untuk bisa berjuang maksimal memenangkan Bapak Prabowo Subianto sebagai Presiden Republik Indonesia di Tahun 2019.

Ketua DPP Partai Gerindra tersebut juga mengatakan bahwa esensi fakta dari kata berjuang adalah beras, baju, dan uang. Hal ini merujuk pada sikap pragmatis para politisi yang menilai segala sesuatu dengan materi. Beliau juga menyampaikan bahwa hal ini hanya dapat diatasi dengan DUIT, yaitu doa, usaha, iman, dan taqwa yang tulus demi memperjuangkan kebenaran tanpa memandang perbedaan.

Hal ini sesuai dengan slogan yang menjadi asas GEMA SADHANA, Bhineka Tunggal Ika, Tan Hana Dharma Mangrva, yang berarti berbeda-beda tetapi tetap satu dan tidak akan pernah ada kebenaran yang mendua.

gmas

Leave a Reply

Close
Close

Please enter your username or email address. You will receive a link to create a new password via email.

Close

Close
Translate »