Tidak kurang dari 500 peserta menghadiri acara pelantikan pengurus Gema Sadhana (GEMAS) DPD Provinsi Jawa Barat (Jabar) di Kota Bandung, Sabtu (18/11) malam. GEMAS merupakan Gerakan Masyarakat Sanathana Dharma Nusantara, sebuah organisasi yang memperjuangkan aspirasi masyarakat Hindu, Buddha, Konghucu, Serta Aliran Kepercayaan Kepada Tuhan Yang Maha Esa, melalui jalur sosial dan politik.
Ketua Umum DPP GEMAS DR A.S Kobalen usai pelantikan mengungkapkan, pelantikan ini sekaligus konsolidasi untuk memenangkan pasangan Capres Prabowo Subianto dan Cawapres Gibran Rakabuming Raka dalam Pilpres 2024. “Setelah acara pelantikan ini, kami juga akan segera membentuk kepengurusan ditingkat kota dan kabupaten se-Jabar,” katanya. Dalam kesempatan yang sama Ketua GEMAS Jabar, Benetta Heaster menjelaskan, pihaknya tidak menampik dan siap untuk memenangkan calon presiden dan wakil presiden dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) tersebut. “Kami siap memenangkan pasangan Bapak Prabowo- Mas Gibran. Beberapa strategi telah kami siapkan, salah satunya konsolidasi yang kami lakukan hari ini,” urainya.
Benetta juga memohon maaf atas ketidak hadiran Hashim Djojohadikusumo dalam acara pelantikan GEMAS Jabar. Adapun alasan kketidakhadirannya karena ada kegiatan yang tidak bisa ditinggalkan. “Kami mohon maaf, bapak Hasim berhalangan hadir, dimana sebelumnya sudah di jalan menuju ke Kota Bandung, namun karena ada rapat mendadak di Jakarta jadi batal hadir,” lanjutnya.
Gema Sadhana adalah sebuah organisasi masyarakat yang memperjuangkan aspirasi masyarakat Hindu, Buddha, Konghucu, Serta Aliran Kepercayaan Kepada Tuhan Yang Maha Esa, melalui jalur sosial dan politik.
Dengan misi menjadi organisasi yang mampu menciptakan keharmonisan antara sesama anak bangsa, menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan dengan menghilangkan diskriminasi yang terjadi pada kaum minoritas, serta memperjuangkan Harkat dan Martabat kaum minoritas, untuk diakui secara sama di NKRI tercinta, sesuai UUD 1945.
1. Mempertahankan serta memperjuangkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan sosial kemanusiaan dan sosial kemasyarakatan.
2. Memupuk rasa cinta tanah air dan cinta akan kebersamaan kepada semua unsur Masyarakat terutama umat Hindu, Budhha, Konghucu, serta Aliran Kepercayaan Kepada Tuhan Yang Maha Esa berdasarkan Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika Tan Hanna Dharma Mangrva.
3. Membentuk kader-kader Gema Sadhana yang berjiwa Pancasila untuk memperjuangkan kesetaraan harkat dan martabat umat Hindu, Budha, Sikh, Konghucu, serta Aliran Kepercayaan Kepada Tuhan Yang Maha Esa di dalam kancah legislatif dan eksekutif.
Gema Sadhana adalah contoh dari moderasi beragama, hadir untuk memberi kesempatan, keamanan dan kenyamanan bagi umat Hindu, umat Buddha, umat Konghucu, dan aliran Kepercayaan untuk melaksanakan agama masing – masing dengan sikap bertoleransi, sehingga terbangunlah kedamaian hidup antar umat beragama di Indonesia.
Gema Sadhana adalah jalan bijak memadukan cinta kasih dan sosial serta pemahanan kebhinekaan yang lebih
terbuka terhadap perkembangan kehidupan berbangsa dan bernegara, sehingga moderasi beragama dapat menjauhkan sikap ekstrem bahkan pemikiran primordialisme dan intoleransi terhadap perbedaan.







