Ketua Umum GEMA SADHANA, Dr. A.S. Kobalen, menegaskan komitmen organisasinya dalam memperjuangkan kesetaraan dan kebhinekaan di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Provinsi Banten. Hal ini disampaikannya saat diskusi bersama jajaran pengurus DPP Gema Sadhana Kamis (24/7/2025).
“Kehadiran Gema Sadhana di Banten adalah komitmen nyata bahwa perjuangan untuk kesetaraan dan kebhinekaan tidak berhenti di pusat. Kita harus turun ke daerah, membangun kekuatan akar rumput, dan memastikan bahwa nilai-nilai Pancasila benar-benar hidup,” ujar Kobalen.
Kobalen juga menekankan bahwa sebagai sayap Partai Gerindra, Gema Sadhana tidak hanya menjadi ruang aspirasi umat Hindu, Buddha, Konghucu, dan penghayat kepercayaan, tetapi juga menjadi garda pemersatu dan penggerak sosial yang berpijak pada kejujuran dan kerja nyata.
“Kita tidak sekadar bicara pluralisme, tapi memastikan seluruh elemen bangsa memiliki hak yang sama untuk hidup sejahtera, berpolitik, dan berkontribusi bagi pembangunan bangsa,” tegasnya.
Deklarasi di Banten disebutnya sebagai langkah strategis dalam menyebarkan nilai-nilai politik kebangsaan hingga ke tingkat lokal. Ia menyatakan bahwa DPD dan DPC Gema Sadhana di Banten akan menjadi wadah kerja-kerja konkret bagi masyarakat, termasuk dalam bidang sosial, budaya, dan pendidikan.
Gema Sadhana, kata Kobalen, hadir bukan untuk membangun eksklusivitas, tetapi justru memperkuat persatuan dalam keragaman. Ia pun mengajak seluruh kader dan simpatisan di Banten untuk menjadikan deklarasi ini sebagai awal dari perjuangan kolektif yang lebih besar.
“Bersama masyarakat Banten, mari kita wujudkan Indonesia yang adil, sejahtera, dan menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa,” pungkasnya. (DD)











