Program makan bergizi gratis yang menjadi prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mendapat dukungan penuh dari GEMA SADHANA sebagai bentuk nyata hadirnya negara bagi rakyat kecil. Ketua Umum GEMA SADHANA, Dr. A.S. Kobalen, menilai program ini sejalan dengan amanat konstitusi dan semangat kemerdekaan yang menekankan keadilan sosial.
“Kami menyambut baik program makan bergizi gratis. Ini bukan sekadar kebijakan populis, tapi wujud keberpihakan negara kepada generasi muda dan keluarga tidak mampu,” ujar Kobalen di Jakarta, Sabtu (16/8/2025).
Ia menambahkan bahwa selama ini akses terhadap gizi dan kesehatan anak masih menjadi tantangan besar, terutama di daerah terpencil dan komunitas minoritas. Melalui program ini, negara menunjukkan keberaniannya untuk membenahi akar ketimpangan sejak dini.
“Ketika anak-anak mendapatkan gizi cukup, itu adalah investasi masa depan. GEMA SADHANA siap mengawal program ini di lapangan agar benar-benar menyentuh yang paling membutuhkan,” katanya.
@gemasadhana Salah satu karya seni yang indah dan menakjubkan ditampilkan pada acara pengukuhan dan pelantikan Gema Sadhana Provinsi Kepulauan Riau. Dalam satu kipas raksasa terdapat dua wajah tokoh, yakni Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka. @partaigerindra #gemasadhana #kepri #batam #gerindra #prabowo #gibran #viral #fyp
Dr. A.S. Kobalen juga mengingatkan pentingnya partisipasi masyarakat sipil, termasuk ormas dan tokoh agama, dalam memastikan pelaksanaan program dilakukan secara adil dan bebas dari penyalahgunaan.
“Kami di GEMA SADHANA akan menjadi mitra pengawasan. Bukan untuk mengintervensi, tapi memastikan bahwa keadilan benar-benar berjalan. Ini tanggung jawab kebangsaan,” tegasnya.
Dalam pidato kenegaraannya, Presiden Prabowo menyebut program makan bergizi gratis sebagai fondasi penting pembangunan SDM dan bagian dari langkah strategis menghapus kemiskinan struktural.








